Senin, 15 Februari 2016

Bunga-Bunga Haraki

tentang Bunga-Bunga Haraki yang kulihat sedikit layu
benarkah?
benarkah ia layu?

Bunga-Bunga Haraki yang berhenti mekar
benarkah?
benarkah ia berhenti mekar?

kurasa, pemilik bunga itu harus memberikan pupuk dan perawatan lebih kepada bunga itu.
sekuat dan seindah apapun bunga itu, tetap butuh pupuk dan perawatan yang bagus.
supaya bunga itu mekar dan segar.

hai, pemilik Bunga-Bunga Haraki.
bersabarlah dalam merawat kami
kuatlah dalam membesarkan kami
kami akan berikan hasil terbaik sesuai dengan kemampuan kami.

ini tentang aku, kamu dan murabbi.
ya, ini tentang kita.
kita sang Bunga Haraki dan Pemiliknya

Kamis, 06 Agustus 2015

1

malam ini terasa panjang, lebih panjang dari biasanya. setidaknya menurutku.
banyak hal yang aku rasakan, kurasa karena terbukanya memori 2 tahun kebelakang ini.
mungkin itu waktu yang sangat lama untuk sekedar saling menyapa. atau justru sebentar. ntahlah, bahkan aku sudah tidak bisa merasakan berapa lama waktu yang telah atau akan kujalani.

senja yang tak ingin aku rasakan kembali. pertemuan singkat mengejutkan denganmu dengan tatapan dan senyum yang sama, namun terasa sedikit getir. 2 tahun yang aku nanti, seharusnya.

.......
yang kutau, kita belum pernah bertemu. Namun, aku merasakan perpisahan.

Minggu, 01 Februari 2015

tertampar : "udah biasa, motor aktivis!"



Pernah mendengar percakapan kakak-kakak saat saya masih mahasiswa baru di kampus.

A : saya pinjam motor dong, mau kesini. Boleh?
B : boleh, pake aja. Nih (noyodorin kunci). Oh iya, tapi itu remnya agak dalem sama rem depannya juga agak susah.
A : iya gapapa. Biasa, motor aktivis.

Sabtu, 29 November 2014

^_^

merindu bukanlah hal tabu. merindu seperti dua insan yang ingin bertemu. dua hati yang kemudian memadu. bercerita bukan dalam semu.
merindu, seperti para serdadu yang saling beradu. tak pedulikan apa kata pengadu. tujuan sama untuk bersatu.
merindu untuk para perindu. tak mengerti apa yang di rindu. terkadang membuat sendu atau manis seperti madu. begitulah rindu.
merindunya para perindu. menjadikan hati saling berpadu.
ingat!
letakkan Allah sebaik-baik tempat mengadu.

Kamis, 27 November 2014

Rabu, 26 November 2014

Obat ?! oh NO!!!

aku tak tau harus berbicara apa
ketika senja tadi kau menemuiku
memberikan sesuatu yang memang aku butuhkan
tapi tak biasa aku gunakan : Obat generi

Sabtu, 15 November 2014

tunggu aku!

sebenarnya, aku punya 1 cita-cita besar sejak lama
besar? ya tak sebesar ku mengharapkan Surga memang.
tapi ini besar bagiku
bahkan aku tak bisa membayangkan bagaimana caranya aku mencapainya

Jumat, 14 November 2014

lihat, dengan hatimu.

hatiku sedang menatap
tidakkah hatimu merasa?
hatiku sedang berucap
tidakkah hatimu mendengar?

pilihan ini ...

semalam aku seperti melakukan perjalanan panjang
melelahkan, menakutkan dan deg-degan berkepanjangan
bagaimana tidak? hidupku kedepan ditentukan dengan pilihanku saat itu.
memikirkannya butuh banyak waktu, banyak pertimbangan yang tak mudah
banyak hal yang harus di korbankan
semoga, pilihan ini menjadi yang terbaik untukku, untukmu, untuk kita. dan untuk Agama-Nya :)
aamiin


#sudut Kota Jogja
14 November 2014

Kamis, 13 November 2014

sms itu, ...

gambar dimabil dari kimmyerin.com
entah kenapa hari ini aku sedang ingin menulis
ya meskipun hanya sebatas coretan tanpa sajak yang jelas
mungkin karena hari ini aku ditemani hujan
serta nikmat yang sedang Allah ujikan kepadaku

ditengah-tengah menikmati hujan, kupandangi notebook ku ini dengan tatapan penuh makna *halah*, tiba-tiba saja teringat dengan sebuah pesan pendek yang masuk beberapa malam yang lalu, tepatnya tanggal 11 November 2014. pesan itu datang dari seorang adik di kampus, kira-kira isinya :

Niat

gambar diambil dari aslibumiayu.wordpress.com
sebenarnya apa yang ingin kau lakukan?
merengek, menangis, berteriak, atau sekedar hanya ingin berdiam.
sekedar berdiam?
diam bukanlah sekedar,
karena diammu itulah yang akan mematikan rasamu

Sabtu, 25 Oktober 2014

terserah!

jika diam pun aku tau bahwa sedang ada yang tidak beres.
hanya saja aku ikut diam
berharap aku mendengar cerita itu.
namun ternyata tidak. hanya ada diam dan terus diam.
sampai aku tak penasaran lagi bagaimana kronologisnya
aku hanya diam dan tak ingin tau lagi.
terserah saja. aku sudah tidak ingin tau.

Kamis, 23 Oktober 2014

diam yang diterima dengan diam

untuk yang diam-diam tersenyum
yang dengan diam menitipkan rindu
dan dengan diam menuliskan cinta
senyum hangat meski hanya dalam diam
rindu yang tersampaikan walau hanya dalam diam
dan cinta yang tak bersuara, hanya dalam coretan pena
^^

Selasa, 21 Oktober 2014

Rindu dalam Diam ^^

kau ingat kejadian malam tadi?
lalu apa yang kau pikirkan.
kita yang hanya berdua
ditemani lilin kecil yang bergoyang tertiup angin
ya, hanya kita berdua
disaksikan hujan
di meja yang sama.
kita yang hanya diam
dalam diam mengungkap rindu


#SudutRindu
#Jogjakarta
21 Oktaber 2014

Minggu, 12 Oktober 2014

ini caraku menyayangimu, dik :)

kau lihat kan apa yang aku lakukan kemarin?
kau mengerti kan mengapa aku melakukannya?
ya seharusnya kau tau dan mengerti
seharusnya kau paham

rasa sayang yang dalam dalam aku berikan
apa tidak kau rasakan?

Jumat, 10 Oktober 2014

sesederhana cinta ^^

kata sederhana yang diungkap secara sederhana
bertemu di tempat sederhana yang memang segalanya dibuat sederhana
seperti pertemuan kita sore kemarin
melingkar, bercerita bersama
menunjukkan cinta dengan candaan bersama
terima kasih, dik
kalian sudah hadir mengisi hati ini :)
semoga istiqomah denagn lingkaran cinta kita ini ya, adik solihah :)


#Jogja
10 Oktober 2014 

Kamis, 09 Oktober 2014

Barakallah, Wisudanya

ini sebenernya udah lama kubuat.
tapi baru sempet ku tulis dan ku upload.
maafkan.
semoga berkenan.
walau hanya sekedar poto, setidaknya mewakili kehadiranku *halah

Barakallah atas Wisudanya, ka Ahmad Iskandar :)
semoga Ilmu kian Berkah, Manfaat.
dan smoga cepet lanjut s2 nyaa dan cepet kelar juga :p

maafkan atas keterlambatan ini.

desain : 23 september 2014




Jogjakarta, 09 Oktober 2014

Kamis, 18 September 2014

aku + kamu = Amanah!

apakah benar menangis itu bukan berarti lemah?
bagaimana jika itu sering.
ya sering. seperti saat ini .. air mata yang tak juga berhenti.

kau tau bagaimana rasanya?
ketika tak ada lagi yang mendengarkan ceritamu
ketika tak ada lagi yang ingin bercerita kepadamu
oh, Tuhaaan ..
apa yang dulu pernah aku lakukan terhadap mereka?
apa ini ?
salahku kah?
intropeksi saja laah ..

bukan. bukan itu yang ingin aku tuliskan.
aku hanya ingin bercerita sambil mengukir senyum
ketika ada seseorang yang menyampaikan padaku
"izinkan aku pergi untuk beberapa saat, aku ingin menyelesaikan tugas akhirku"

bagaimana perasaanmu?
mungkin biasa saja.
tapi aku tidak!
ketika aku harus rela meninggalkan beberapa kali studiku untuk tetap berjalan di jalan ini
ketika aku harus terus berpura-pura dalam kesibukan lain ketika teman-teman di kelasku menanyakan keadaanku.
mungkin ini salahku! yang tak begitu peduli dengan studiku.
tidak! ini bukan hanya salahku
tapi aku juga tak ingin menyalahkan kalian yang mungkin tidak semudah aku untuk meninggalkan studi.
bahkan aku merasa hanya aku yang kacau studi diantara teman seangkatanku

ah, aku tak mau membahas lebih jauh. karena memang ini salahku.
tapi aku akan lebih merasa bersalah -mungkin- ketika aku harus berbelok bahkan berhenti sejenak dari jalan ini dengan alibi "MENYELESAIKAN TUGAS KULIAH".
ah, KLASIK !
aku tak ingin semakin banyak yang kecewa.

yuk, TAWAZUN. Kuliah OKE, Amanah YES! ^^
selamat belajar
buat yang mau nyelesaikan tugas akhirnya dengan meninggalkan kota ini
"hati-hati, semoga cepat selesai! dan semoga setelah lulus akan tetap membersamai adik-adik yang sedang berjuang di Kampus!"


Asiif jiddan. semoga ini bukanlah bagian dari ketidakrelaanku atas perginya kalian satu persatu :)


#sudutKotaJogja
18September2014

Selasa, 09 September 2014

Kamu!

hei, yang ke jogja gak bilang-bilang
yang tiba-tiba udah pulang gitu ajaa :3
kalo gak ditanya juga gag bilang
mau ngabarin katamu takut ganggu kuliah.
hadeeeeh :3
oke, ku tunggu (lagi) di Jogja :)

#Abang
#Jogja

09 September 2014