Jumat, 05 September 2014

sesosok Manusia

Sore ini tak sengaja aku memasuki toko alat-alat gunung
Bersama temanku yang memang ingin mencari sebuah jacket
Ku nikmati kesempatan ini untuk berkeliling didalamnya

Tetiba terbayang sesosok manusia yang suka sekali dengan style seperti ini
Sepatu nya yang besar, selalu menarik perhatianku
Celana lebarnya yang memaksaku untuk menyukainya
Dan kaos oblong atau kadang berkerah simple yang membuatnya terlihat keren, meski hanya di penglihatanku
Jam tangannya yang selalu ia lihat, karena ia punya deadline menumpuk.
Jam tangan? Ah iya tadi aku melihat jam tangan yang ku bayangkan kalau sesosok manusia itu yang akan memakainya.

sayang, Ternyata uang yang ku bawa belum cukup untuk membelinya.
Ah, apapun dan berapa harga itu. Tak mesti jam tangan, sepatu? Celana? apapun. Aku ingin membelinya dan menyerahkan untuk sesosok itu.
Tunggulah, akan ku serahkan itu. Ntah kapan. Mungkin 2-3 bulan kemudian.
Menanti moment, disaat bisa kusampaikan ungkapan rindu melalui barang-barang itu.

#sesosokAbang
#inspirasi

#PojokRindu

Jogjakarta, 05 September 2014

Kamis, 04 September 2014

bersama butir air mata

air mata itu ibarat ungkapan hati
ketika perasaan membuncah
tetapi tak ada kata yang bisa terucap

air mata itu menjadi kata-kata
namun banyak yang tak mengerti dari sebutir air mata
entah itu bahagia, kecewa atau sedih
hanya pemilik mata yang yang mengerti

bisa jadi, mataku adalah yang sangat sering mengeluarkan butiran indah itu
hanya dengan sekali saja ucapan yang langsung menuju pada hati
atau pada keadaan dimana air mata harus ku teteskan

tak akan ada yang mengerti kenapa aku menangis
sekalipun ia adalah orang yang paling sering melihatku menangis
dalam keadaan apapun
dan ketika bersama siapapun

tapi, aku merasa lega ketika aku harus menangis
aku merasa dekat dengan-Nya ketika air mata harus menetes
aku merasa sedang merindu Rasul-Nya
dan semoga tangis ini hanya atas kecintaan kepada-Mu


#sudutRindu
Jogja, 04 September 2014

Kamis, 21 Agustus 2014

apa aku salah jalan?

beberapa hari terakhir ini aku melakukan perjalanan
bisa di bilang panjang, karena perjalanan ini aku lakukan berhari-hari
namun,
ada yang aneh dengan perjalanan kali ini
aku merasa jalanan ini halus dan rata
tidak berlubang, berkelelok atau menemukan tanjakan terjal
dan tidak banyak ku temui pengguna jalan yang lain.
hanya 1 atau 2 pengguna jalan saja.
jalan apa ini?
mengapa kenaehan ini semakin hari semakin menjadi saja
semakin jauhnya perjalanan ku ini, semakin sepi pula pengguna jalan.
bahkan ku rasa hanya ada aku sendiri, tidak ada yang lain.
apa yang terjadi?
apa aku salah jalan?


#ujungjalan
21 Agustus 2014 

Rabu, 23 Juli 2014

kau Bahagia? aku Khawatir!

tanda tanya berawal dari kalimat itu
kalimat yang menyatakan kau sedang bahagia
bahagia?
kenapa?
apa yang membuatmu bahagia?

Senin, 21 Juli 2014

-_-

entahlah, aku masih tidak terima dengan kejadian malam itu.
aku juga tak paham apa yang membuat ku tidak bisa mnerimanya.
tiap kali aku baca namamu dan namanya
ah, ntahlah
mungkin saja kau sudah lebih baik sekarang
atau hanya aku yang banyak berkhayal
tentang namaku, namamu dan namanya

Selasa, 08 Juli 2014

Allah, semua ini untuk-Mu

kali ini biarkan aku sendiri
tak usah pedulikan aku
biar aku merawat hatiku sendiri
jangan hiraukan aku

biarkan aku tak tau

biarlah aku tak tau
dan biar aku tak pernah tau
karena aku ingin aku tak tau
siapapun kau

usahlah mencari-cari
biarkan mengalir sendiri
apapun yang terjadi nanti
tak perlu dicari

intinya
biarkan saja semuanya
tak tau siapa sebenarnya
dan tak perlu tau perasaannya


#KeheninganSenja
08Juli2014